Berdasarkan Rapat Paripurna DPR RI dan Menteri Dalam Negeri pada hari Kamis, 25 Oktober 2012, Kabupaten Pangandaran disetujui menjadi Kabupaten Baru sebagai Pemekaran dari Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat. Awal tonggak Sejarah Pangandaran akan segera terlahir sebagai Daerah Otonomi Baru di Indonesia.

Perolehan kursi Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran dari Partai Pemenang Hasil Pemilu Legislatif Tahun 2014 adalah dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) delapan orang, Partai Amanat Nasional (PAN) tujuh orang, Partai Golongan Karya (Golkar) sebanyak lima orang, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) empat orang, Partai Pesatuan Pembangunan (PPP) tiga orang, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tiga orang, Partai Demokrat dua orang, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dua orang, dan terakhir Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) satu orang.

Akhirnya 13 anggota DPRD Pangandaran terpilih dari hasil Pemilu Legislastif (Pileg) 2014 lalu yang digelar KPU Kabupaten Ciamis. Mereka sempat dilantik bersama anggota DPRD Kabupaten Ciamis, namun nantinya kembali menjalani prosesi serupa pada bulan Desember 2014. Sementara, 22 anggota lainnya berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5 dan 6 Kabupaten Pangandaran.

Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran sebanyak 35 orang resmi diambil sumpahnya dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka pengucapan sumpah dan janji Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran masa jabatan 2014-2019, acara tersebut dilaksanakan di Gedung Sekretariat DPRD Kabupaten Pangandaran. Turut hadir Bupati dan Wakil Bupati Ciamis, Ketua KPU Ciamis, perwakilan dari Provinsi Jawa Barat, dan tamu undangan lainnya.