PANGANDARAN – Selasa, 25 Mei 2021.

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin H.M.M. menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Kabupaten Pangandaran. Di Aula Hotel Pantai Indah pangandaran.

Kegiatan Musrenbang, diikuti oleh beberapa peserta. Baik yang hadir langsung maupun melalui teleconference, diantaranya Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran, Ketua DPRD Pangandaran, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Sekda, Para Kepala Dinas, Camat, Organisasi Masyarakat serta tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Ketua DPRD Pangandaran mengatakan, Musrenbang RPJMD Kabupaten Pangandaran tahun 2021-2026 itu, bertujuan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi, dan kesepakatan terhadap tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan dan program pembangunan daerah yang telah dirumuskan dalam rancangan awal RPJMD.

Rancangan awal RPJMD Kabupaten Pangandaran tahun 2021-2026 telah dibahas dan disepakati bersama oleh DPRD Pangandaran, dan Bupati Pangandaran. Dalam rapat paripurna yang diselenggarakan pada, 5 April 2021.

Berdasarkan ketentuan dalam Pasal 263 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. Tentang pemerintah daerah, serta sesuai amanat pasal 12 ayat 2 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017. RPJMD merupakan penjabaran dari visi, misi dan program kerja Kepala Daerah. Didalamnya, memuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, pembangunan daerah dan keuangan daerah. Serta program perangkat daerah dan lintas perangkat daerah yang disertai. Dengan kerangka pendanaan bersifat indikatif untuk jangka waktu 5 tahun yang disusun dengan berpedoman pada RPJMD.
Adapun yang bisa dijadikan dasar pembuatan RPJMD itu, meliputi:

1. Penyesuaian regulasi penyusunan RPJMD. 2. Hasil evaluasi RPJMD yang menunjukkan terdapat isu-isu baru yang penting untuk memperoleh tindak lanjut dan penyelesaiannya.
3. Peningkatan efektivitas dan efisiensi pembangunan daerah seiring dengan perubahan dinamika situasi dan kebutuhan pemerintah daerah dalam menjalankan urusannya.
4. Berakhirnya masa berlakunya RPJMD
5. Menyesuaikan dengan visi misi dan progaram Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

Maka dari itu, kebijakan pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD kabupaten Pangandaran tahun 2021-2026, merupakan perwujudan janji politik Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran terpilih ( H Jeje Wiradinata dan H Ujang Endin Indrawan).
Hal hal yang sangat prinsip dalam pembuatan RPJMD adalah:

1. Hubungan antar dokumen (RPIMD Provinsi dan RPJMN)

2. Telaah keselarasan hubungan atau titik sambung RPIMD 2016-2021 dengan RPJMD 2021-2026.

3. telaah keselarasan hubungan RPJPD 20162025 dengan RPJMD 2021-2026.

4. Telaah keselarasan hubungan RTRW 20182038 dengan RPJMD 2021-2026.

5. Telaah keselarasan hubungan KLHS dengan RPJMD 2021-2026.

6. Telaah keselarasan hubungan dokumen RPJMD daerah sekitar kabupaten/kota lain.

“RPJMD Kabupaten Pangandaran tahun 20212026 merupakan perumusan visi misi, pembangunan yang menunjukan cita-cita bersama masyarakat kabupaten Pangandaran, para stakeholder pembangunan daerah yang merepleksikan kekuatan dan potensi khas daerah sekaligus menjawab permasalahan dan isu-isu strategis Kabupaten Pangandaran,”terangnya.

Secara umum Ia mengharapkan dokumen RPJMD. Mampu menjadi pedoman bagi seluruh warga masyarakat dan pemangku kepentingan pembangunan daerah.
Karena itu RPJMD harus menjadi muara seluruh Pelaksanaan pembangunan 5 tahun kedepan di kabupaten Pangandaran.

Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam penyelarasan visi misi. Serta program pembangunan daerah merupakan salah satu perwujudan, dari pendekatan perencanaan partisipatif. Dalam menentukan arah kebijakan dan skala prioritas pembangunan daerah. Guna untuk menghantarkan masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur, sebagaimana dicita-citakan dalam UUD 1945.